Hi i’am Genie… Just Tell Me Your Wish Now

05.30 AM

Kukumpulkan semua kekuatanku, ku susun kembali pecahan nyawaku, tak kuhiraukan serangan dari rasa malasku.
Kubuka mataku, kuatur nafasku. Kulihat disampingku sorang yeoja masih terperangkap dalam mimpinya, sepertinya dia mimpi indah, terlihat dari senyum yang ditebarkannya dalam keadaan mata tertutup. Dia menghadap kearahku sambil memeluk erat boneka kodok hijau kesayanganku, sangat erat, seperti sedang memeluk orang yang sangat dia sayang.
Wajahnya sangat cantik, dalam keadaan seperti ini dia terlihat sangat lucu. Kukeluarkan tanganku dari balik selimut dan menyentuh wajahnya, kutepis rambutnya yang menutupi separuh wajahnya karena pengaruh gravitasi. Perlahan kubelai pipinya yang putih… mulus, kulihat lebih dekat lagi “sempurna” hanya itu yang bisa ku ungkapkan. Aku mengelus rambut panjangnya, sangat lembut. Seandainya kau milikku Unnie, aku pasti akan sangat bahagia. Oh tidak, apa yang kupikirkan, kurasa aku sudah mulai tidak waras. Sebaiknya kubangunkan saja, karena sudah pagi dan dia ada jadwal manggung hari ini.

Yoona POV

“Aku sayang kamu Hyunie” kataku, diapun mendekatkan wajahnya ke telingaku dan berbisik “aku bahagia bisa bersamamu unnie”, kupeluk tubuh hangatnya, diapun tenggelam dalam pelukanku. Dalam sekejap harum rambutnya sudah menyerang indra penciumanku, mulai membiusku dan memabukkanku. Ku cium lagi keningnya, dia semakin mempererat pelukannya. Begitupun aku.
Lalu tiba-tiba semuanya bergoyang, oh tidak, kurasa ini gempa bumi, kenapa sih harus disaat seperti ini kataku mulai mengomel, tapi untunglah hanya sebentar. Kudengar suaranya memanggilku “unnie…unie…” katanya, langsung kujawab “tenanglah,aku ada disini, aku akan menjagamu”,, dia memanggilku lagi, “unnie…unnie… bangunlah, sudah pagi” aku langsung tersadar lalu membuka mataku selebar lebarnya dan “aahhhhh jadi itu tadi semua hanya mimpi ….!!!!

Gadis cantik yang tadi ada dalam mimpiku menyambutku dengan senyum manisnya, rasanya aku mau pingsan melihat senyumnya itu,hwaaaa…
Dia berhenti mengelus rambutku dan mengucapkan selamat pagi. Ku jawab dengan senyumanku yang tak kalah manisnya…

– Pasti tadi unnie mimpi indah ya ?

– Hehehe iya, darimana kau tau ?

– Hihihi tebakan ku benar ternyata … Kalau boleh tau, memangnya tadi mimpi apa sih unnie ?

– Hmm,,aku bermimpi sedang memeluk orang yang aku sayang … hahaha, kenapa?

– owh bukan apa apa, sudah kutebak pasti kurang lebih seperti itu mimpimu unnie, pantas saja boneka keroroku sampai hampir kehabisan napas gitu. hahahaha … pasti mimpi yang indah

– hah benarkah, aduh mianhae keroro sayang sudah menyiksamu tanpa sengaja. Kau sudah seperti peramal saja hyunie, kau benar, mimpi yang sangat indah malah.

Dia menundukkan kepalanya “mian unnie sudah mengganggu mimpi indahmu”

– sudahlah hyunie…itukan cuma mimpi, “kau lebih indah” kataku bergumam. astaga

– mian unnie aku tidak dengar kau tadi bilang apa?

– ah, kataku tadi jangan terlalu dipermasalahkan, mimpi indahnya kan bisa di lanjutkan lain kali. Bodoh sekali kau Lim Yoon Ah, untung saja dia tidak mendengarmu.

– owh …. Dia kembali memasang wajah polosnya, hmm Unnie, aku mau membangunkan yang lain dulu yah

– Oke !! Jawabku sambil tersenyum semanis mungkin, itulah yang kulakukan setiap pagi, berusaha menjadi orang pertama yang tersenyum padanya setiap pagi.

Seohyun POV

Setelah sarapan dengan member SNSD lainnya, aku pun berpamitan dan berangkat sekolah, seperti biasa aku diantar Yoona unnie, selama perjalanan aku hanya memperhatikan wajahnya, Lalu tiba tiba dia melihatku,,

– ada apa hyunie? apa ada sesuatu di wajahku?

– ah tidak ada apa apa unnie, “aku bingung mau menjawab apa”

– nah kita sudah sampai hyunie

– syukurlah, kataku dalam hati..

Setelah turun dari mobilnya aku langsung mengucapkan terimakasih sambil membungkukkan badan. Bye Hyunie katanya sambil melambaikan tangannya. Kubalas lambaiannya dan berbalik.
Duh, yoona unnie tadi sangat cantik, padahal cuma pake make up seadanya. Hei Seohyun, apa yang kau pikirkan, dia itu hanya menganggap mu adik, lagipula kalian itu sama sama jeoja kataku dalam hati., Ah tidak, aku harus mencari pacar secepatnya, aku harus menemukan orang yang benar-benar menyayangiku, supaya aku tidak memikirkan hal yang aneh aneh lagi.

Hari ini dimulai dengan pelajaran sejarah, aku terus memperhatikan semua kalimat yang keluar dari mulut Mr. Jong. Akhirnya jam istirahat pun tiba, aku bergabung dengan teman temanku, dan bercanda bersama mereka, namun seperti biasa aku tidak terlalu mengerti dengan obrolan mereka, apakah aku terlalu polos ataukah aku memang belum cukup umur pikirku. Sebenarnya apa ya yang mereka bicarakan itu, aku hanya pura-pura tertawa setiap mereka mengobrol denganku, padahal aku tak sepenuhnya mengerti perkataan mereka. Seandainya ada Yoona unnie disini, pasti aku tidak perlu membicarakan hal-hal yang tak jelas ini. Tapi sayang, Yoona unnie sudah lulus, dia memang diatasku satu tahun. Aku jadi tak sabar ingin pulang, aku ingat nanti Yoona unnie kan pasti masuk TV, aku mau lihat performnya.

Krrriiiiinnnnnngggggg …. !!!!
Bel tanda berakhirnya jam pelajaran berbunyi. Aku langsung merapikan buku-buku ku dan berjalan kearah gerbang sekolah. Tiba-tiba aku ingat, ah tidak, bukankah Yoona unnie sedang show, lalu siapa yang akan menjemputku tanyaku dalam hati…
Tapi perhatianku teralih pada seorang gadis kecil yang sedang menangis di dekat gerbang sekolah, akupun menghampirinya karena kasian,

– Hei, kenapa menangis ?

Gadis itu tidak mempedulikan ku dan tetap menikmati tangisannya, ku tanyakan namanya, gadis kecil itu tetap menangis. Tiba-tiba aku dapat ide,

– Tunggu disini” kataku lalu pergi meninggalkan gadis itu.

Aku pergi ke minimarket yang berada tepat di samping sekolahku. Setelah membeli 2 Batang Es Krim aku pun menghampiri gadis kecil itu dan memberikan Es krim tersebut padanya. Gadis itu menoleh padaku dan menatap mataku, dia pun berhenti menangis, “makanlah kataku. Saat memakan es krim itu, ekspresi wajah gadis kecil itu berubah, dia terlihat sangat senang. Dia tersenyum sangat manis, wah eye smilenya mirip dengan Tiffany unnie kataku, mata gadis itu bewarna biru seperti boneka. Setelah dia menghabiskan es krim tersebut, aku bersihkan wajah dan tangannya dengan sapu tanganku.

– Kenapa kau menangis ?? Tanyaku”

– Aku mau pulang, tapi tidak tau jalan pulang,,

– Owh jadi begitu ya, tenanglah nanti Unnie akan mengantarmu.

– Benarkah?

– Yup!!

– Terimakasih Unnie,,,hmmm

– Kau bisa panggil aku Seohyun Unnie..

– Terimaksih Seohyun Unnie

– Sama-sama. Ngomong ngomong siapa namamu?? Dan dimana rumahmu ?

– Paman dan bibi biasa memanggilku Emer, kepanjangannya emerald. Sejak kecil aku tinggal bersama mereka, dan rumahku ada di dekat taman kota.

– Jadi kau tinggal bersama paman dan bibimu?

– Iya unnie,,

– Lalu ayah dan ibumu ?

– Mereka bekerja diluar negeri, dan aku tidak tau pekerjaan mereka.

– Owh… Trus kenapa kau bisa tersesat Emer?

– Waktu aku mau pulang, tiba-tiba ada seekor anjing besar yang mengejarku, aku lari dan terus lari sampai aku tak tau lagi ada dimana.

– Kasian sekali kau adik kecil, tenanglah, aku akan menemanimu, jadi tidak perlu takut lagi.

– Terimakasih Seohyun unnie, kau sangat baik.

“Sepanjang perjalanan kami terus mengobrol, hingga akhirnya kami sampai di rumah Emer, sebuah rumah yang sangat besar bergaya eropa kuno, tepat berada disebelah taman kota. Aku baru tau ternyata ada rumah seperti ini disini”.
Tiba-tiba HP ku berbunyi, “Leader-Unnie Calling”, ada apa yah Taeyeon unnie menelponku.

– “Halo, ada apa unnie?? Kataku

– “Hyunnie, kau ada dimana? Aku ada di depan sekolahmu, apa kau tidak mau pulang?

– “Mian unnie, aku tidak tau kau akan menjemputku. Sekarang aku sedang ada keperluan, kita bertemu di taman kota saja.

– “Tadi katika aku sedang jalan jalan dengan Fanny, Yoona menghubungiku dan memintaku untuk menjemputmu. Oke, I’am On My Way!!!

– “iya unnie, hati hati”. Yoona unnie selalu saja memperhatikanku.

Akupun permisi pada Emer, “mian Emer, unnie sepertinya tidak bisa mampir, unnie harus pulang dulu karena sudah ditunggu teman teman unnie” kataku.

– Aku yang seharusnya minta maaf karena sudah menyusahkan Seohyun unnie” kata Emer

– Hahaha bukan masalah, yang penting sekarang kau sudah ada di rumah. Unnie pun jadi tenang.

“Tiba-tiba hp ku bergetar lagi, kubuka hp ku, “1 Message By Leader-Unnie”

– From: Leader-Unnie

Kau dimana hyunnie? Aku sudah ditaman.

– To: Leader-Unnie

Sebentar unnie, aku segera kesana, tunggulah.

“kututup hp ku dan tiba-tiba Emer menyerahkan sebuah bola kristal padaku, “ini untukmu unnie, terimalah, kau sudah sangat baik padaku, aku hanya bisa memberimu benda ini sebagai tanda terimakasihku, semoga bermanfaat” katanya.
Kuambil benda itu dan akupun langsung pergi menuju taman kota. “astaga, aku lupa mengucapkan terimakasih padanya”.
Akupun berbalik hendak mengucapkan terimakasih dan titip salam untuk paman dan bibinya Emer. Tapi ketika aku berbalik,,, yang kulihat dihadapanku hanyalah sebuah pohon besar yang disekelilingnya ditumbuhi semak belukar. “Astaga apa ini”, ku gosok gosok mataku, dan kulihat kembali. Tetap dalam pemandangan yang sama, sebuah pohon tua yang sangat besar. Aku masih bingung dengan apa yang baru kulihat, rasanya otakku belum mampu menerima apa yang barusan dilihat mataku. Aku hanya bisa menutup mulutku yang terbuka lebar dengan tanganku, lalu tiba aku merasa ada yang menyentuh pundakku.

“Hei maknae!! apa yang kau lakukan disini?? aku sudah dari tadi menunggumu.
Aku terkejut setengah mati, rasanya napasku tersangkut ditenggorokanku. Ternyata itu Taeyeon unnie. Aku sedikit lega. Kulihat Bola Kristal aneh yang diberikan Emer padaku tadi, otakku kembali berkontraksi dengan mataku. Kuputuskan untuk tidak memikirkan hal ini dulu, kumasukkan Bola kristal tersebut kedalam tas sekolahku dan berbalik menghadap Taeng unnie.

– Hei, kenapa kau? Seperti melihat hantu saja.

– Mian unnie, kau membuatku terkejut.

– Owh, maaf hyunnie, aku tidak bermaksud mengagetkanmu

– iya unnie, aku tau kog.

– Untung saja ada Fanny yang menemaniku, kalau tidak, bisa mati bosan aku menunggumu.

– Mian unnie sudah merepotkanmu” kataku

– Ah sudahlah, ayo kita pergi dari sini, kau pasti belum makan kan?

– Iya unnie

– Kebetulan aku dan Fanny juga belum makan, kita makan diluar saja.

“Akupun masuk ke mobil, Tiffany unnie sudah menunggu kami didalam mobil, dia menyalakan mobilnya dan membawa kami kesebuah kafe yang agak sepi agar kehadiran kami tidak disadari oleh fans kami.
Setelah beberapa menit, makanan yang kami pesanpun siap,

“Selamat makan”

Kulihat Taeyeon unnie membuka mulutnya, dan Tiffany unnie menyuapkan sepotong daging kemulut Taeyeon unnie. Aku heran melihat mereka, mereka kan sama-sama yeoja, kenapa mereka terlihat sangat mesra seperti sepasang kekasih saja pikirku.

– Enak ?? Tanya Tiffany unnie

– Enak, tapi menurutku terlalu manis, semanis kamu Fanny-ah

– Huh, kau selalu saja gombal Taeng,,

“aku semakin bingung saja dengan tingkah mereka, apa mereka ini benar benar punya hubungan khusus. Huh otakku sepertinya hari ini terlalu banyak berkontraksi dengan hal-hal yang kulihat. “kulihat Taeng unnie mengisyaratkan Fanny unnie untuk mendekat, kemudian dia membisikkan sesuatu kepada fanny unnie. Tiba tiba Taeyeon unnie mencium pipi kanan Tiffany unnie, “ommo, apa aku tidak salah lihat” batinku. Tiffany unnie terlihat sangat terkejut, warna wajahnya sekarang seperti saos tomat. Tiba tiba tiffany unnie melihatku yang sedang menyaksikan tingkah mereka. Sepertinya Taeng unnie juga mulai sadar dengan kehadiranku, buru buru aku meminum es lemon tea ku,,pura pura tidak melihat apa yang mereka lakukan barusan

– Seohyun, apa kau sudah selesai makannya?? Tanya Fanny unnie padaku tiba tiba

– Ne, aku rasa aku sudah kenyang unnie.

– Tapi kan sayang, masih banyak tersisa makananmu,, “kata Taeyeon unnie”

– Sudahlah Taengo, Seohyun sudah kenyang, jangan dipaksa.

“Taeyeon unnie cuma menjawab kata kata Fanny Unnie dengan manggut manggut tidak jelas… Kadang mereka terlihat sangat lucu…Selesai makan, kamipun langsung pulang ke dorm kami.

Normal POV

Yuri, Jessica, Sooyoung, Sunny dan Hyoyeon sedang duduk sambil bergurau seperti biasanya di ruang nonton, tiba-tiba Sooyoung berteriak dengan suara cemprengnya “hei semuanya, apa kalian lupa, Yonna unnie sebentar lagi On Air, Yoona dan KARA kan jadi penutup acara di GAYO STAGE” kemudian Sunny juga berteriak dengan suara yang mencapai 3 oktav “kau benar Younggie, aku lupa, untung kau ingatkan kami”. Jessica dan Hyoyeon hanya geleng kepala sambil menutup kuping mereka dengan kedua tangan, sedangkan Yuri langsung memakai Headsetnya.

TINGTOOOOOONGGGG !!!!!!

– “Jessi, sepertinya ada yang datang tuh”

– Kau saja yang lihat sana Hyo

– Huh, dasar kau

Hyoyeon pun membukakan pintu,,

“Kami pulaaaaaaang!!!!!!” Teriak Taeyeon,,

– Owh ternyata kalian, apa kalian sudah makan?

– Kami sudah makan Umma, tadi Tiffany unnie mentraktirku dan Taeyeon unnie makan di luar.

– Owh baguslah, tapi Taeyeon dan Tiffany tidak mengganggumu kan?

– Tidak kog Unnie, malah mereka yang menjemputku pulang sekolah.

Tiba tiba Taeyeon dan Tiffany langsung menjepit Hyoyeon,,,

– Hei Hyo, bisa kau jelaskan maksud perkataanmu? Ucap Taeyeon sambil melebarkan mulutnya, terlihat gigi atas dan gigi bawahnya saling bergesekan, sehingga menghasilkan bunyi gemeretak.

– Iya Umma, apa maksud perkataanmu “kami mengganggu Seohyun hah? Tiffany ikut menanyai Hyoyeon sambil menyipitkan matanya

– Bu..bukan apa apa, aku tidak ada maksud apa apa kog, aku cuma nanya aja” jawab Hyoyeon sambil bergidik ngeri

– Owh,,, awas kau yah” ancam Taeyeon kemudian berlalu dengan Tiffany dan bergabung dengan member SNSD lainnya di depan Tv.

Seohyun POV

“sebenarnya apa yang mereka bicarakan, aku sungguh tak mengerti dengan pembicaraan mereka. Hyoyeon unnie menatapku dengan bingung,

– Ada apa Hyunnie? Apa ada yang kau pikirkan?

– Ah bukan apa apa Unnie, aku mau belajar dulu..

– Owh baiklah. Hmm Hyunnie, ngomong ngomong, sebentar lagi Yonna unnie On Air lho,,

“Astaga, aku lupa kalau Yonna unnie memang akan perform,,

– Ah aku hampir lupa Umma, terimakasih sudah mengingatkanku” Kataku

– Trus bagaimana belajarmu?

– Selesai nonton saja belajarnya umma

– terserah kau sajalah

“Akupun buru-buru ke kamar dan langsung mandi. Setelah Selesai dengan urusanku dikamar, akupun bergabung dengan 7 member SNSD lainnya di depan TV. Orang yang ditunggu tunggu pun akhirnya muncul, Yoona unnie membawakan lagu Boa unnie yang judulnya My Name, saat Yoona unnie memasuki panggung, penonton menjadi sangat histeris, sangat ribut. Yoona unnie terlihat sangat sempurna dengan pakaiannya yang serba putih, dia juga terlihat sangat seksi dan cantik. Aku hanya diam, memandang Yoona unnie yang sedang menggoyang GAYO STAGE, sepertinya aku terpesona untuk yang kesekian kalinya pada Yoona Unnie. Aku tidak terlalu mempedulikan member SNSD yang lain, aku hanya fokus pada layar TV. Terkadang Fanny unnie berteriak “Yoona, kau cantik sekali!!!!” lalu Taeng unnie yang terbatuk batuk, dan fanny unnie langsung hilang suaranya entah kemana. Terkadang Yuri unnie juga berteriak histeris, sambil berdiri diatas sofa “Hei sekarang kalian lihat, kembaranku si Yoona mempunyai Fans terbanyak saat ini, itu karena kharisma Yoonyul couple, kalian dengar itu???” Ya ya ya, Yoonyul memang hebat kata Jessi unnie sambil menguap. Mereka lucu sekali, terkadang mereka seperti anak kecil..

Setelah selesai menonton show Yoona unnie, kamipun mulai membubarkan diri, yang tertinggal hanya Yuri unnie dan Jessi Unnie. Aku masih memikirkan Yoona unnie,,ah kenapa jadi begini, ini salah” kataku berbicara sendiri. Saat masuk ke kamar, aku melihat tas sekolahku dan teringat kejadian tadi siang. Aku langsung membuka tas itu, ku keluarkan bola kristal yang diberikan oleh Emer tadi, Bola kristal ini ukurannya sebesar bola polly, warnanya biru aquamarine. Akan bagus untuk pajangan kataku sambil mengelus elus bola kristal tersebut. Lalu tiba tiba bola tersebut bergetar, dan warnanya semakin terang, karena bingung, ku lempar bola kristal tersebut keatas ranjangku. Aku merasa sedang terjadi suatu keanehan, aku tidak mendengar satupun suara, sangat sepi. Aku bahkan bisa mendengar suara jantungku sendiri, dan suara nafasku terdengar sangat nyaring. Kuperhatikan bola kristal itu, perlahan bola kristal itu berhenti bergetar lalu segumpal asap berwarna biru keluar dari bola kristal tersebut, dan bola kristal itu warnanya berubah menjadi putih bening sperti bola kristal pada umumnya. Gumpalan asap biru tersebut bergulung gulung dan membentuk suatu sosok manusia, yah gumpalan asap biru itu menjadi seorang manusia, seorang yeoja yang sangat cantik, matanya berwarna biru, dia mengenakan pakaian seperti seorang penari dari india. Tiba tiba dia mendekatiku, aku masih terpaku dengan apa yang baru saja aku lihat, otakku terus bergumul.
Yeoja itu tersenyum padaku dan berkata “Hi, I’am Genie… Just tell me your wish”

———–TBC———–

Next chapter bakal diproteksi. Silakan tinggalkan email anda disini untuk PW.

Iklan
Dengan kaitkata , , , ,

24 thoughts on “Hi i’am Genie… Just Tell Me Your Wish Now

  1. Cacu berkata:

    Wah2 da author baru toh,aq sneng dweh baca ff’y….biasa’y di setiap ff yoonhyun yg aq baca pzt author’y nyeritain dr pov’y yoong,jrang yg nulis pov’y seororo…di ff bhasa yua…

    At least aq suka alur crita’y,,,misterius….bola ajaib’y kya lampu’y aladin,,,di elus keluar jin,,,haha,,klo ada c aq mw atu,tp yg kluar’y yul aja…haha….^^

    daebak wt author,update sooner

  2. Cacu berkata:

    Wah2 da author baru toh,aq sneng dweh baca ff’y….biasa’y di setiap ff yoonhyun yg aq baca pzt author’y nyeritain dr pov’y yoong,jrang yg nulis pov’y seororo…di ff bhasa yua…

    At least aq suka alur crita’y,,,misterius….bola ajaib’y kya lampu’y aladin,,,di elus keluar jin,,,haha,,klo ada c aq mw atu,tp yg kluar’y yul aja…haha….^^

    daebak wt author,update sooner

    ampir lupa,,email : rhany.hae0811@gmail.com, twitter : @rhanycacu,di tgu pw’y

  3. mykyuu berkata:

    ea langsung minta yoona onii tuh ๐Ÿ˜›
    kya nya seo terpengaruh unie2nya tu, wkwkw
    terinfeksi taeny hahaaha…
    seneng ada taeny d sini nyelip xD

    oia salam knal chinggu ๐Ÿ˜€
    btw upted tiap hari apa?
    bsk mnta pW yg k dua dong,
    nupinupi@rocketmail.com
    gumawo~

  4. choi ha sun berkata:

    ceritanya seru tp ga terlalu suka pairingnya hehe kepalang baca Lanjut

    pw krm ke emailku aja ya

  5. marley serren berkata:

    aku d tweet z onn, @marleysnsd
    fb marley serren snsd sone
    ngmg” ne fokus ma yoonhyun onnie yh?
    d tgg yah onn..

    • estibex berkata:

      chap 2 gak aku protek chin-gu, jadi langsung baca aja….

      ah gak juga chin-gu, cuma kebetulan aku dapat ide baru tentang fairing mereka aja…

      thanks udah komen…

  6. yuchan berkata:

    yah,,,, dasar onnie2 y seohyun gak tau situasi dan kondisi nih,,,,,, gak tau apa di depannya ada anak kecil yang masih polos,,,, masih aja mesra-mesraan. untung bukan yulsic,,,,, kalo yulsik pasti yang di pertontonkan adegan nc tuh…….
    lanjut,,,,,,

  7. kkab-choco berkata:

    kerenn!! ๐Ÿ˜€ XD YoonHyun moment keren ๐Ÿ˜€ ehehe

  8. NataRizz berkata:

    Nice!
    YoonHyun~
    Hohoho saya senang sekalee
    Ada ff YoonHyun disini
    Keep writingg

  9. Monica berkata:

    wah aku suka bagian2 awalnya hahaha XD

  10. KwonGieYoon berkata:

    Pas bola kristal mengeluarkan asap berwarna biru,
    berasa kayak MV nya SNSD yg versi 3D. ๐Ÿ™‚

    Ditunggu next chap nya…. ^^

  11. taetae_fun berkata:

    lanjuuut……….

  12. lleea tackeyz berkata:

    wah2 bener2 kayak di negeri dongeng . . hehehehe
    bagus ne thor. .. .lanjut yah ..

  13. Yoondeer berkata:

    waaa tell me your wish

    cool thor ^^

  14. Lynnette Carney berkata:

    โ€œAku punya bahan untuk mengerjai Yoona unnie sekarang.โ€ ujarnya diiringi tawa kecil. Namun tawanya terhenti ketika kedua matanya menangkap diary miliknya yang masih bertengger manis di atas meja. Dan seperti seorang penulis lagu, seolah ia baru mendapat inspirasi baru untuk tulisannya. Ia tersenyum simpul. Menjangkau penanya, ia kembali melanjutkan tulisannya yang baru beberapa baris.

  15. putryuhana berkata:

    thor,aku reader bru nih..
    Minta pw ny y thor.. ๐Ÿ™‚
    ni emailnya thor:rahmatulputri@gmail.com
    gomawo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: